Tuesday, March 11, 2014

Kabupaten NATUNA


Kabupaten NATUNA

Profil, Sejarah dan Arti Logo

Profil

Nama Resmi      : Kabupaten Natuna
Ibu Kota        : Ranai
Provinsi        : Kepulauan Riau
Batas Wilayah   : Utara   : Vietnam dan Kamboja. 
                  Selatan : Kabupaten Kepulauan Riau 
                  Barat   : Semenanjung Malaysia dan Pulau Bintan 
                            Kabupaten Kepualaun Riau
                  Timur   : Malaysia Timur dan Kalimantan Barat.
Luas Wilayah    : 2.009,04 Km²
Jumlah Penduduk : 74.072 Jiwa
Wilaya Administr: Kecamatan : 12, Kelurahan : 6, Desa : 27
Website         : http://natunakab.go.id
(Permendagri No.66 tahun 2011)

 Sejarah

Sejarah Kabupaten Natuna tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kabupaten Kepulauan Riau, karena sebelum berdiri sendiri sebagai daerah otonomi, Kabupaten Natuna merupakan bahagian dan Wilayah Kepualauan Riau.
Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia, Propinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1956 menggabungkan diri ke dalam Wilayah Republik Indonesia, dan Kepulauan Riau diberi status Daerah Otonomi Tingkat II yang dikepalai Bupati sebagai kepala daerah yang membawahi 4 kewedanaan sebagai berikut:
  • Kewedanaan Tanjungpinang, meliputi Kec. Bintan Selatan (termasuk Bintan Timur, Galang, Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur).
  • Kewedanaan Karimun, meliputi wilayah Kecamatan Karimun, Kundur dan Moro.
  • Kewedanaan Lingga, meliputi wilayah Kecamatan Lingga, Singkep dan Senayang.
  • Kewedanaan Pulau Tujuh, meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tembelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur.
Kewedanaan Pulau Tujuh yang membawahi Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur beserta kewedanaan laiannya dihapus berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau tanggal 9 Agustus 1964 No. UP/247/5/1965. Berdasarkan ketetapan tersebut, terhitung 1 Januari 1966 semua daerah administrative kewedanaan dalam Kabupaten Kepulauan Riau dihapus.
Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 dari hasil pemekaran Kabupaten Kepulauan Riau, yang terdiri dari 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Barat, Jemaja, Siantan, Midai, dan Serasan dan satu Kecamatan Pembantu Tebang Ladan.Seiring dengan kewenangan otonomi daerah, Kabupaten Natuna kemudian melakukan pemekaran daerah kecamatan, yang hingga tahun 2004 menjadi 10 kecamatan dengan penambahan, Kecamatan Palmatak, Subi, Bunguran Utara, dan Pulau Laut dengan jumlah kelurahan/desa sebanyak 53.Hingga tahun 2007, Kabupaten Natuna telah memiliki 16 Kecamatan. 6 Kecamatan pemekaran baru itu diantaranya adalah Kecamatan Pulau Tiga, Bunguran Timur Laut, Bunguran Tengah, Siantan Selatan, Siantan Timur dan Jemaja Timur dengan total jumlah kelurahan/desa sebanyak 75.
Namun setelah keluarnya Undang – undang No. 33 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas pada tanggal 21 Juli 2008 dimana beberapa Kecamatan yang antara lain Kecamatan Siantan, Kecamatan Siantan Tengah, Kecamatan Siantan Selatan, Kecamatan Palmatak, Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Kepulauan Anambas, maka pada saat ini daerah administrasi Kecamatan di Kabupaten Natuna hanya tinggal 12 Kecamatan.

Arti Logo

PENJELASAN LAMBANG KABUPATEN NATUNA
 Arti Lukisan dalam Perisai:  
  1. Tali Berpilin Tiga berwarna kuning yang melingkari gambar lambang, melambangkan etika falsafah adat yang selalu dijunjung.
  2. Sebuah Sampan Kolek berwarna hitam dan Linggi berwarna merah melambangkan penghidupan dan semangat kebaharian masyarakat Kabupaten Natuna.
  3. Laut Bergelombang Enam Lapis berwarna putih melambangkan Administratif Kabupaten Natuna dengan kecamatan-kecamatan pada awal dibentuknya.
  4. Bintang Bersegi Lima berwarna kuning emas melambangkan kepercayaan masyarakat Kabupaten Natuna terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Daun Cengkeh Dua Belas Helai berwarna hijau daun dan Sepuluh Buah Bunga Cengkeh berwarna coklat muda melambangkan tanggal dan bulan terbentuknya Kabupaten Natuna.
  6. Setangkai Mayang Kelapa Sembilan Helai di kanan dan kiri tangkai berwarna kuning melambangkan tahun terbentuknya Kabupaten Natuna,
  7. Tapak Sirih berwarna kuning emas dan Sebilah Keris berwarna hitam dan warna Tangkai coklat melambangkan wadah pemersatu yang agung dan unsur budaya.
  8. Peta Indonesia berwarna putih dan Titik Api berwarna merah pada daerah peta Kabupaten Natuna melambangkan Wilayah Kabupaten Natuna yang terletak pada kawasan yang sangat strategis serta penghasil minyak dan gas.
  9. Lima Gerbang berwarna kuning melambangkan keluwesan masyarakat Natuna.
  10. Tulisan “NATUNA” berwarna merah darah melambangkan nama Kabupaten Natuna.
Warna Lambang:
Warna yang digunakan adalah: hijau lumut, hijau daun, biru, kuning, kuning emas, merah, merah darah, hitam, putih dan coklat muda.
Catatan:
  • Peta Negara lain berwarna hitam,
  • Gambar Dasar Peta berwarna biru,
  • Keris berkelok empat,
  • Ulu Keris menghadap ke kanan,
  • Les Kolek berwarna biru
Nilai Budaya

Wan Irfan

Author & Editor

NTX24 adalah sebuah Personal Web atau Blog yang menyediakan informasi tentang Natuna seperti WISATA PULAU, PANTAI, KESENIAN, BUDAYA dan lain-lain di daerah Kabupaten Natuna.

0 komentar:

Post a Comment